Minggu, 29 Juni 2014
HAKIKAT SILABUS
SILABUS
1. Pengertian
Istilah silabus dapat didefinisikan sebagai “Garis besar, ringkasan,
ikhtisar, atau pokok-pokok isi atau materi pelajaran” (Salim, 1987: 98).
Istilah silabus digunakan untuk menyebut suatu produk pengembangan kurikulum
berupa penjabaran lebih lanjut dari SK dan KD yang ingin dicapai, dan materi
pokok serta uraian materi yang perlu dipelajari peserta didik dalam rangka
mencapai SK dan KD.
PENGEMBANGAN DAN PEMBAHARUAN KURIKULUM
BAB II
PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN KURIKULUM
Secara etimologi kurikulum berasal dari bahasa
Yunani, yaitu curir yang artinya pelari dan curere yang
berarti jarak yang harus ditempuh oleh pelari. Istilah kurikulum ini
kemudian berkembang, hingga pada akhirnya kurikulum dapat dipahami sebagai
landasan yang digunakan pendidik untuk membimbing peserta didiknya ke arah
tujuan pendidikan yang diinginkan melalui akumulasi sejumlah pengetahuan,
keterampilan dan sikap mental (Samsul Nizar, 2002).
RPP 13 Kelas I Tema 2 Subtema 2 Pemb. 3
RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Satuan
Pendidikan : SEKOLAH
DASAR
Kelas/Semester : I/1
Tema/Subtema : Kegemaranku (2) /
Gemar Bernyanyi dan
Menari (2)
RPP 13 Kelas IV Tema 2 Subtema 2 Pemb. 2
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Satuan
Pendidikan : SEKOLAH DASAR
Kelas/Semester : IV/1
Tema/Subtema : Pemanfaatan Energi (2) / Pemanfaatan
Energi (2)
RPP 2013 Kelas I Tema/Subtema: 1/1 Pemb. 2
RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Satuan
Pendidikan : SEKOLAH DASAR
Kelas/Semester : I/1
Tema/Subtema : Diriku (1) / Aku dan
Teman Baru (1)
Sabtu, 28 Juni 2014
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Sekolah : SD Negeri 12 Pontianak
Selatan
Mata Pelajaran :
Matematika
Kelas / Semester :
IV / 2
Waktu :
1 x 25 menit
Hari / Tanggal :
Selasa, 23 April 2013
Teknik Memahami Perkembangan Murid
BAB
II
TEKNIK-TEKNIK
MEMAHAMI
PERKEMBANGAN
MURID
Keberhasilan proses pembelajaran di sekolah ditentukan
oleh ketepatan pemahaman guru terhadap perkembangan murid. Pemahaman
perkembangan murid ini menjadi dasar bagi pengembangan strategi dan proses pembelajaran
yang membantu mmurid mengembangkan perilaku-perilakunnya.
Jumat, 27 Juni 2014
FILSAFAT PANCASILA
BAB II
FILSAFAT PANCASILA
1. Pengertian
Pancasila sebagai Sistem Filsafat
Sistem
adalah satu kesatuan yang terdiri dari berbagai unsur yang masing-masing unsur
memiliki fungsi sendiri-sendiri yang saling berkaitan satu sama lain
(interrelasi) dan saling ketergantungan (interdependensi) serta mempunyai
tujuan yang sama, sehingga merupakan satu kesatuan yang bulat dan utuh.
BUDAYA BATAK DI INDONESIA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Indonesia
merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam. Tidak hanya kaya akan sumber
daya alam, Indonesia juga memiliki berbagai macam agama, suku, ras, budaya,
adat dan istiadat. Banyak dari generasi muda yang kurang mengetahui
budaya-budaya yang dimiliki Indonesia, mereka hanya mengetahui budaya mereka
sendiri. Oleh karena itu, kita harus mengetahui budaya-budaya apa saja yang ada
di Indonesia, agar kita sebagai masyarakat Indonesia yang memiliki berbagai
macam suku dapat saling menghargai satu
sama lain.
HAKIKAT PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR
KATA
PENGANTAR
Puji syukur kepada Tuhan
Yang Maha Esa yang telah memberikan izin serta kepada pihak-pihak yang terkait
yang telah memberikan dukungan sehingga makalah ini dapat terselesaikan dengan
baik.
MASALAH-MASALAH MANAJEMEN KELAS
Kegiatan guru di dalam kelas meliputi dua hal pokok, yaitu mengajar
dan mengelola kelas. Kegiatan mengajar dimaksudkan secara langsung menggiatkan
siswa mencapai tujuan-tujuan seperti menelaah kebutuhan-kebutuhan siswa, menyusun
rencana pelajaran, menyajikan bahan pelajaran kepada siswa, mengajukan
pertanyaan kepada siswa, menilai kemajuan siswa adalah contoh-contoh kegiatan
mengajar. Kegiatan mengelola kelas bermaksud menciptakan dan mempertahankan
suasana kelas agar kegiatan mengajar itu dapat berlangsung secara efektif dan
efisien. Memberi ganjaran dengan segera, mengembangkan hubungan yang baik
antara guru dan siswa, mengembangkan aturan permainan dalam kegiatan kelompok
adalah contoh-contoh kegiatan mengelola kelas.
Minggu, 08 Juni 2014
Jam Sekolah Panjang Berdampak pada Anak
TEMPO.CO ,
Jakarta: Ratih Wulandari
kebingungan dengan sakit panas tak berkesudahan yang menimpa putra tunggalnya,
Arkan Putra Hati. Pelajar kelas 3 sekolah menengah pertama swasta favorit di
Jakarta Selatan sudah dibawanya ke beberapa dokter. Dalam keadaan sakit, ia
tetap nekad mengajak anaknya jalan-jalan ke Solo meski amat khawatir. “Eh,
sampai di Solo, panasnya turun,” katanya tertawa. “Rupanya ia stress.”Kemampuan Bahasa Inggris Berhubungan Dengan Daya Saing Sebuah Negara?
TEMPO.CO, Jakarta - Daya
saing sebuah negara ditentukan oleh berbagai faktor, di antaranya level
pendidikan rata-rata, etos kerja, sumber daya alam, kekuatan ekonomi, budaya
inovasi dan juga konsumsi domestik. Kita menyaksikan bagaimana negara-negara
dengan budaya inovasi tinggi, seperti Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Korea
Selatan atau negara-negara Skandinavia dan Eropa Barat selalu memainkan peran
aktif di percaturan perekonomian dunia. Selain itu, kita juga menyaksikan
bagaimana negara-negara dengan etos kerja yang tinggi, seperti Singapura,
Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Cina juga selalu diperhitungkan dalam
persaingan bisnis dunia. Di saat krisis, negara-negara dengan konsumsi domestik
yang tinggi seperti Cina, Brasil, Indonesia, Rusia, India, dan Amerika Serikat
terlihat relatif lebih tahan guncangan atau setidaknya memiliki kemampuan lebih
cepat untuk bangkit.
Minggu, 11 Mei 2014
Buku Kurikulum 2013, Gratis!
Sorong, Kemdikbud --- Kurikulum 2013 akan diterapkan secara masif di
tahun pelajaran 2014/2015, Juli mendatang. Selain melatih para guru,
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga menyiapkan mekanisme
pengadaan buku Kurikulum 2013 yang tidak memberatkan bagi para siswa.Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh memastikan, di tahun pelajaran baru nanti siswa akan menerima buku pelajaran untuk Kurikulum 2013 gratis, tanpa membayar sepeserpun. Di hari pertama sekolah, siswa akan menerima minimal enam buku pelajaran untuk SD dan SMP.
Rabu, 07 Mei 2014
SEKOLAH DASAR
Sekolah dasar (disingkat SD) adalah jenjang paling dasar pada
pendidikan formal di Indonesia. Sekolah dasar ditempuh dalam waktu 6
tahun, mulai dari kelas 1 sampai kelas 6. Lulusan sekolah dasar dapat
melanjutkan pendidikan ke Sekolah Menengah Pertama (atau sederajat).
Kamis, 03 April 2014
Pelaksanaan SBMPTN 2014 Dipangkas Jadi Satu Hari
Jakarta,
Kemdikbud --- Pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri
(SBMPTN) tahun 2014 dilakukan selama satu hari, yaitu pada 17 Juni 2014.
Pelaksanaan seleksi ini lebih singkat dibanding tahun sebelumnya yang
dilaksanakan dua hari. SBMPTN 2014 diikuti oleh 64 perguruan tinggi negeri
(PTN), termasuk dua PTN yang baru bergabung. Yaitu, IAIN
Fatahillah Palembang, dan UIN Ar-Raniry Nanggroe Aceh Darussalam.
Ketua Panitia SBMPTN, Ganjar Kurnia, mengatakan, kedua PTN yang baru bergabung tersebut belum berpartisipasi pada SNMPTN yang diluncurkan 11 Desember 2013 lalu. “Jika 11 Desember 2013 yang lalu telah diluncurkan SNMPTN 2014 yang diikuti 62 PTN, maka hari ini peluncuran SBMPTN ada 64 PTN,” kata Ganjar saat menyampaikan laporannya dalam peluncuran SBMPTN 2014, Jumat (21/03/2014), di Kantor Kemdikbud.
Meskipun hanya dilakukan selama satu hari, SBMPTN tetap mencakup dua mata uji untuk masing-masing bidang ilmu. Untuk bidang sains dan teknologi, mata ujinya adalah Tes Kemampuan Potensi Akademik (TKPA) dan Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek). Untuk bidang sosial dan humaniora, mata ujinya adalah Tes Kemampuan Potensi Akademik (TKPA) dan Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum).
“Sedangkan bagi pendaftar untuk bidang campuran, ada tiga mata uji. Tes Kemampuan Potensi Akademik (TKPA), Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek), dan Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum),” kata Ganjar.
Ketua Panitia SBMPTN, Ganjar Kurnia, mengatakan, kedua PTN yang baru bergabung tersebut belum berpartisipasi pada SNMPTN yang diluncurkan 11 Desember 2013 lalu. “Jika 11 Desember 2013 yang lalu telah diluncurkan SNMPTN 2014 yang diikuti 62 PTN, maka hari ini peluncuran SBMPTN ada 64 PTN,” kata Ganjar saat menyampaikan laporannya dalam peluncuran SBMPTN 2014, Jumat (21/03/2014), di Kantor Kemdikbud.
Meskipun hanya dilakukan selama satu hari, SBMPTN tetap mencakup dua mata uji untuk masing-masing bidang ilmu. Untuk bidang sains dan teknologi, mata ujinya adalah Tes Kemampuan Potensi Akademik (TKPA) dan Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek). Untuk bidang sosial dan humaniora, mata ujinya adalah Tes Kemampuan Potensi Akademik (TKPA) dan Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum).
“Sedangkan bagi pendaftar untuk bidang campuran, ada tiga mata uji. Tes Kemampuan Potensi Akademik (TKPA), Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek), dan Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum),” kata Ganjar.
Biaya Pendaftaran SBMPTN Disubsidi Pemerintah
Jakarta, Kemdikbud --- Panitia
Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) mengumumkan penurunan
biaya pendaftaran SBMPTN 2014. Penurunan tersebut disampaikan Ketua SBMPTN,
Ganjar Kurnia, saat menyampaikan laporannya dalam peluncuran SBMPTN 2014, di
Kantor Kemdikbud, Jumat (21/03/2014) malam.
Minggu, 23 Maret 2014
Konstruktivisme dalam Kurikulum 2013
Jakarta,
Kemdikbud -- Kurikulum 2013 yang mulai diterapkan pada tahun pelajaran
2013/2014 sesungguhnya adalah proses yang harus memberikan kesempatan kepada
siswa untuk mengamati, menanya, menganalisis, menguji coba, dan
mengomunikasikan. Kurikulum 2013 dilakukan melalui proses konstruktivisme, yang
berbeda dengan kurikukum verbalistik yang sekadar mengandalkan
komunikasi satu arah dan hafalan.Kamis, 20 Maret 2014
UN Terintegrasi dengan Seleksi Perguruan Tinggi
JAKARTA,
KOMPAS.com - Wakil Menteri Bidang
Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Musliar Kasim, mengatakan
bahwa Ujian Nasional (UN) 2014 untuk tingkat SMA/MA akan terintegrasi dengan
perguruan tinggi. Perguruan tinggi banyak memiliki andil dalam pelaksanaan UN,
termasuk pada komposisi soal di dalam naskah ujian, pengawasan proses
pencetakan naskah, hingga pengawasan pada pelaksanaannya nanti.
Langganan:
Postingan (Atom)


.jpg)
